Senin, 26 Oktober 2015

"Jangan Perdulikan Perkataan Orang Lain"


Jangan perdulikan omongan seseorang, yang berbicara seenak lidahnya.. tanpa memikirkan 1 hal. Yang bias membuat orang lain terluka hanya karna 1 kalimat yang dia keluarkan melalui mulut yang tidak berdosa itu. Walaupun menurut dia yang dia ucapkan itu hanyalah 1 kalimat yang biasa saja. Terkadang kita juga berfikir, apakah dia tidak mempunyai moral, sopan santun???
Sebaiknya jika kita dibuli, jika kita dicaci maki… balaslah dengan kebaikan. Jangan sampai kita balas dendam, atau menyimpan dendam dan membuat kita jadi GEGANA (gelisah, galau, merana ). hati menjadi resah tak karuan rasanya.
Jika kita ingin benci dengan seseorang Ingatlah 1 hal tentang dia.
Ingatlah kebaikan dia !!!!
kebaikan dia yang pernah membuat kita tersenyum, tertawa lepas, itu akan membuat kita lebih enak, lebih nyaman hidup di dunia yang penuh dengan masalah, sandiwara ini. Membuat kita tidak terbebani dengan masalah, pikiran-pikiran yang memikkirkan sesuatu yang belum tentu “PENTING”. Jadikan hidupmu lebih berharga dan berarti lagi….
Memaafkan dan membalas dengan kebaikan lebih baik dari pada kita marah-marah ngak jelas, dan membuat kita seperti seseorang yang lagi kesurupan. Heeeeee!!!
jika kita dilempari sebuah batu, balaslah dengan senyum & bunga …... 
 Aigoo… ibarat batu,…

Senin, 19 Oktober 2015

TUGAS CERPEN "BAHASA INDONESIA"


“ KUTU MEMBAWA BERKAH ”

Pagi ini, “lingse” . 17 tahun. Kelas 3 sma.seorang cewek cantik, tinggi, berkulit putih halus seperti jalan yang belum diaspal, mempunyai rambut panjang yang bersih,bergelombang yang didalamnya terdapat dimensi lain yang tinggal didalamnya. Yaitu kutu.
Sebenarnya Nama “ lingse “ itu adalah nama pemerian dari ibu kor. Ibu kor adalah ibu dari lingse. Alas an ibu kor member nama “ lingse “ kepada ananknya itu karena dikeluarga mereka mempunyai penyakit turun temurun. Yaitu didalam mahkota semua anggota keluarga terdapat kutu. Tapi itu bukan sembarang kutu, kutu itu yang menyebabkan keluarga mereka bias membeli apa yang mereka inginkan.
Karena mereka membudidayakan kutu itu. Keluarga mereka membuat wadah yang terbuat dari kaca yang panjangnya dan lebarnya kira-kira 5X3 meter. Dan berkat kutu itu lingse bisa membeli apa yang dia inginkan bahkan bisa membeli sepeda montor 3 sekaligus.
Jam 7.00 seperti biasa alarm berbunyi . dia pun terbangun . dia langsung menuju ke kamar mandi. . Setelah berlama-lama di kamar mandi . yang lamanya seperti menguras bak mandi itu. Dia pun selesai dan memakai seragam sekolahnya dan tak lupa menyisir rambut yang ada kutunya, bahkan waktu dia menyisirnya kutu – kutu itu pun berjatuhan.dia langsung memungut kutu itu dan langsung dimasukkan kedalam wadah kaca .terkadang sebelum berangkat sekolah . lingse  tidak lupa meluangkan waktu untuk mencari kutu. Setelah itu dia pergi ke sekolah memakai kendaraannya yang super cepat. Yg memakai ban termahal , dan hemat bbm yang emang dibuat khusus . yaitu “sepeda” .
Setelah sampai di sekolah,semua teman – temannya terutama “dimas” terpana melihat lingse yang rambutnya terbang seperti iklan shampo, tanpa lingse sadari kutu – kutu yang ada dirambutnya itu rontok, temen – temannya pun langsung tertawa melihatnya, dan muka yang bening seperti iklan produk yang di edit .
Dimas adalah teman Lingse sejak SMP yang memendam rasa seperti memendam harta karun dibawah laut beracun. Dimas tidak berani mengungkapkan perasaannya karena dia malu karena dia juga mempunyai kutu dirambutnya dan takut ditolak mentah – mentah sama lingse. Karena dia hanya anak dari pak totok tukang kebon disekolahan. Tapi tanpa dimas sadari bahwa lingse juga mempunyai rasa yang sama .
Dimas pun memberanikan diri untuk mendekati lingse, dengan mengajaknya pergi ke perpustakaan . setelah sampai ke perpustakaan dan mencari buku yang dimas cari . mereka duduk dan membaca buku, dimas pun memanggil lingse “ li ” .
 lingse langsung menjawabnya dengan keta – kata lembut “ iya dim , ada apa ” ,
 aku ingin membicarakan hal penting “ kata dimas ”.
apha ??? “ kata lingse ”
Aduh gimana nih aku malu, tapi harus diomongin biar aku ngak kesiksa kayak gini , oh, iya “muncul ide cemerlang dari otak dima yang tidak cemerlang. “aku gombalin aja seperti di tipi-tipi tapi, apa dong,? Kalo jurus bapak kamu sih udah banyak yang make , gimana dong” ohhh iyaa aku tau . “ li. . . “ kata dimas mencoba lagi.
“iya dim, ada apa ? “ kata lingse yang sok imut .
 “ kamu kayak kutu deh ?  “ kata dimas yang berusaha karena Cuma kutu yang membuat dia terinspirasi saat itu ” .
 “ha ? kutu ? maksud kamu, aku jelek,?” kata Mira yang sangat marah
           “ bu..bukan, kamu seperti kutu karena kamu selalu bersama aku, menemani aku dimanapun aku berada , pasti kamu selalu ada . aku memikirkan kamu dan membuat aku menghabiskan waktu hingga telat kesekolah ,kamu seperti kutu,walaupun telah lama ku coba untuk mengilangkan kamu dari otak kamu . tapi kamu selalu nempel dan ga bisa ilang “ kata dimas yang panjang banget seperti berpidato .
 “ li ” kamu marah yah ? kok kamu diam? “ . kata dimas yang malu dan merasa bersalah .
 “e..enggak kok,. Aku te..terlalu senang,aku pikir cinta aku bertepuk sebelah tangan” . kata lingse yang bahagia walaupun ngak mau disamain kayak kutu .
 “apa? Jadi kamu juga suka sama aku . . ? “kata dimas dengan muka penuh harapan .
 “iya, “.lingsepun langsung tersenyum kepada dimas.
 “ja..jadi kamu mau jadi pacar aku “ tanya dimas lagi .
 “ya ga mau lah “ kata lingse yang pura-pura
. “kok ga mau ? yaudah  “ kata dimas yang putus harapan seperti putus sendal jepit di depan orang banyak .
 “maksud aku ga mau , kalo ga jadi pacar kamu. hahhaha “ kata lingse yang tertawa terbahak-bahak lalat pun tidak mendekat .
 “hhahhaa, makasih yah li,  “ kata dimas yang masih sangat tidak percaya bercampur bahagia ”
          “ huft, untung aja ada kutu jadi kan aku bisa pacaran ama lingse, ternyatah ga semua kutu itu menyebalkan dan tidak bermamfaat. Tuhan pasti memciptakan makhluk hidup itu bermamfaat, hanya saja , tergantung dari cara dia berpikir
           Mereka berdua pun saling bercerita , lingse pun menceritakan penyakit turun temurun keluarga yang menguntungkan itu. Dan dimas juga menceritakan bahwa dia juga mempunyai kutu dirambut yang seperti bastian . mereka berdua tertawa….
 Lingse dan dimas pun mempunyai pemikiran yang sama “ kutu aja ada manfaat , masa aku ga .
 Kutuuu......
 kuuturuttt ber- terima kasih. . “ kata dimas dan lingse dalam hati ” .
mereka berdua mempunyai ide, bahwa mereka ingin mengembangkan dan membudidayakan kutu itu bersama.
Setelah beberapa bulan mereka mencoba dan melaksanakan ide itu, mereka berdua menjadi sukses. Mereka bisa mendirikan restoran , penginapan, bahkan mereka bisa membeli montor ninja 4tack 3 sekaligus………!!!

Secengkal Harapan yang Tak Nyata


Lebih baik melupakan dia yang kita sayangi dari pada merasakan sakit karna harapan yang terlalu tinggi untuk memilikinya dan terlalu tipis kenyataan yang dihadapi. Terkadang kita menghayal terlalu tinggi dan pada akhirnya, hasilnya “O” .
Berharap itu sebenarnya boleh. Ibaratkan kita berharap ingin jadi seseorang yang special buat dia, jika itu tak tercapai mungkin kita bisa jadi teman yang dia butuhkan. Harapan itu bisa mleset, terkadang bisa mleset jauh dan yang kita rasakn adalh sakit… jika mlesetnya tidak terlalu jauh mungkin kita bisa sedikit senang, walaupun tidak menjadi yang seperti kita harapkan, setidaknya bisa melegakan hati, dan pikiran. J
Jangan takut berharap, walaupun orang-orang diluar sana bilang “jangan berharap terlalu tinggi, ntar jatuh sakit lho? ”, tapi terkadang kita acuh tak acuh dengan kata mereka. Kita tetap kokoh pendirian dengan secengkal harapan yang tinggi itu.
Jadi jangan takut berharap, walaupun hasilnya masih meragukan. Terus semangat dan jangan sampai berputus asa. Ingat.. kita masih mempunyai “TUHAN” , hanya dialah yang mengetahui semuanya. Serahkan semua kepada-NYA dan teruslah berjuang dan berusaha mengapai masa depan kawan…   FIGHTING