Senin, 19 Oktober 2015

Secengkal Harapan yang Tak Nyata


Lebih baik melupakan dia yang kita sayangi dari pada merasakan sakit karna harapan yang terlalu tinggi untuk memilikinya dan terlalu tipis kenyataan yang dihadapi. Terkadang kita menghayal terlalu tinggi dan pada akhirnya, hasilnya “O” .
Berharap itu sebenarnya boleh. Ibaratkan kita berharap ingin jadi seseorang yang special buat dia, jika itu tak tercapai mungkin kita bisa jadi teman yang dia butuhkan. Harapan itu bisa mleset, terkadang bisa mleset jauh dan yang kita rasakn adalh sakit… jika mlesetnya tidak terlalu jauh mungkin kita bisa sedikit senang, walaupun tidak menjadi yang seperti kita harapkan, setidaknya bisa melegakan hati, dan pikiran. J
Jangan takut berharap, walaupun orang-orang diluar sana bilang “jangan berharap terlalu tinggi, ntar jatuh sakit lho? ”, tapi terkadang kita acuh tak acuh dengan kata mereka. Kita tetap kokoh pendirian dengan secengkal harapan yang tinggi itu.
Jadi jangan takut berharap, walaupun hasilnya masih meragukan. Terus semangat dan jangan sampai berputus asa. Ingat.. kita masih mempunyai “TUHAN” , hanya dialah yang mengetahui semuanya. Serahkan semua kepada-NYA dan teruslah berjuang dan berusaha mengapai masa depan kawan…   FIGHTING  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar