“ KUTU
MEMBAWA BERKAH ”
Pagi ini, “lingse” . 17 tahun.
Kelas 3 sma.seorang cewek cantik, tinggi, berkulit putih halus seperti jalan
yang belum diaspal, mempunyai rambut panjang yang bersih,bergelombang yang
didalamnya terdapat dimensi lain yang tinggal didalamnya. Yaitu kutu.
Sebenarnya Nama “ lingse “ itu
adalah nama pemerian dari ibu kor. Ibu kor adalah ibu dari lingse. Alas an ibu
kor member nama “ lingse “ kepada ananknya itu karena dikeluarga mereka
mempunyai penyakit turun temurun. Yaitu didalam mahkota semua anggota keluarga
terdapat kutu. Tapi itu bukan sembarang kutu, kutu itu yang menyebabkan
keluarga mereka bias membeli apa yang mereka inginkan.
Karena mereka membudidayakan
kutu itu. Keluarga mereka membuat wadah yang terbuat dari kaca yang panjangnya
dan lebarnya kira-kira 5X3 meter. Dan berkat kutu itu lingse bisa membeli apa
yang dia inginkan bahkan bisa membeli sepeda montor 3 sekaligus.
Jam 7.00 seperti biasa alarm
berbunyi . dia pun terbangun . dia langsung menuju ke kamar mandi. . Setelah
berlama-lama di kamar mandi . yang lamanya seperti menguras bak mandi itu. Dia
pun selesai dan memakai seragam sekolahnya dan tak lupa menyisir rambut yang
ada kutunya, bahkan waktu dia menyisirnya kutu – kutu itu pun berjatuhan.dia
langsung memungut kutu itu dan langsung dimasukkan kedalam wadah kaca
.terkadang sebelum berangkat sekolah . lingse tidak lupa meluangkan waktu untuk mencari
kutu. Setelah itu dia pergi ke sekolah memakai kendaraannya yang super cepat.
Yg memakai ban termahal , dan hemat bbm yang emang dibuat khusus . yaitu
“sepeda” .
Setelah sampai di sekolah,semua
teman – temannya terutama “dimas” terpana melihat lingse yang rambutnya terbang
seperti iklan shampo, tanpa lingse sadari kutu – kutu yang ada dirambutnya itu
rontok, temen – temannya pun langsung tertawa melihatnya, dan muka yang bening
seperti iklan produk yang di edit .
Dimas adalah teman Lingse sejak
SMP yang memendam rasa seperti memendam harta karun dibawah laut beracun. Dimas
tidak berani mengungkapkan perasaannya karena dia malu karena dia juga
mempunyai kutu dirambutnya dan takut ditolak mentah – mentah sama lingse.
Karena dia hanya anak dari pak totok tukang kebon disekolahan. Tapi tanpa dimas
sadari bahwa lingse juga mempunyai rasa yang sama .
Dimas pun memberanikan diri
untuk mendekati lingse, dengan mengajaknya pergi ke perpustakaan . setelah
sampai ke perpustakaan dan mencari buku yang dimas cari . mereka duduk dan
membaca buku, dimas pun memanggil lingse “ li ” .
lingse langsung
menjawabnya dengan keta – kata lembut “ iya dim , ada apa ” ,
aku ingin
membicarakan hal penting “ kata dimas ”.
apha ??? “ kata lingse ”
Aduh gimana nih aku malu, tapi
harus diomongin biar aku ngak kesiksa kayak gini , oh, iya “muncul ide
cemerlang dari otak dima yang tidak cemerlang. “aku gombalin aja seperti di
tipi-tipi tapi, apa dong,? Kalo jurus bapak kamu sih udah banyak yang make ,
gimana dong” ohhh iyaa aku tau . “ li. . . “ kata dimas mencoba lagi.
“iya dim, ada apa ? “ kata
lingse yang sok imut .
“ kamu kayak kutu deh ? “ kata dimas yang berusaha karena Cuma kutu
yang membuat dia terinspirasi saat itu ” .
“ha ? kutu ? maksud kamu, aku jelek,?” kata
Mira yang sangat marah
“ bu..bukan, kamu seperti kutu
karena kamu selalu bersama aku, menemani aku dimanapun aku berada , pasti kamu
selalu ada . aku memikirkan kamu dan membuat aku menghabiskan waktu hingga
telat kesekolah ,kamu seperti kutu,walaupun telah lama ku coba untuk
mengilangkan kamu dari otak kamu . tapi kamu selalu nempel dan ga bisa ilang “
kata dimas yang panjang banget seperti berpidato .
“ li ” kamu marah yah ? kok kamu diam? “ .
kata dimas yang malu dan merasa bersalah .
“e..enggak kok,. Aku te..terlalu senang,aku
pikir cinta aku bertepuk sebelah tangan” . kata lingse yang bahagia walaupun
ngak mau disamain kayak kutu .
“apa? Jadi kamu juga suka sama aku . . ? “kata
dimas dengan muka penuh harapan .
“iya, “.lingsepun langsung tersenyum kepada
dimas.
“ja..jadi kamu mau jadi pacar aku “ tanya
dimas lagi .
“ya ga mau lah “ kata lingse yang pura-pura
. “kok ga mau ? yaudah “ kata dimas yang putus harapan seperti putus
sendal jepit di depan orang banyak .
“maksud aku ga mau , kalo ga jadi pacar kamu.
hahhaha “ kata lingse yang tertawa terbahak-bahak lalat pun tidak mendekat .
“hhahhaa, makasih yah li, “ kata dimas yang masih sangat tidak percaya
bercampur bahagia ”
“ huft, untung aja ada kutu jadi kan
aku bisa pacaran ama lingse, ternyatah ga semua kutu itu menyebalkan dan tidak
bermamfaat. Tuhan pasti memciptakan makhluk hidup itu bermamfaat, hanya saja ,
tergantung dari cara dia berpikir
Mereka berdua pun saling bercerita ,
lingse pun menceritakan penyakit turun temurun keluarga yang menguntungkan itu.
Dan dimas juga menceritakan bahwa dia juga mempunyai kutu dirambut yang seperti
bastian . mereka berdua tertawa….
Lingse dan dimas pun
mempunyai pemikiran yang sama “ kutu aja ada manfaat , masa aku ga .
Kutuuu......
kuuturuttt ber-
terima kasih. . “ kata dimas dan lingse dalam hati ” .
mereka berdua mempunyai ide, bahwa mereka ingin
mengembangkan dan membudidayakan kutu itu bersama.
Setelah beberapa bulan mereka
mencoba dan melaksanakan ide itu, mereka berdua menjadi sukses. Mereka bisa
mendirikan restoran , penginapan, bahkan mereka bisa membeli montor ninja 4tack
3 sekaligus………!!!
terimakasih sudah memposting cerpen kutu anda
BalasHapus