Kau
begitu dekat tapi begitu jauh tuk aku gapai, begitu tinggi harapanku tuk
meraihmu tapi semua itu pada akhirnya akan sirna seiring berjalannya waktu.
Sebentar lagi kita akan menjauh pergi dan mungkin kesempatan untuk bertemu
sudah tak ada lagi dan bahkan jika bertemu kita tak bisa saling menyapa karna
kesibukan masing-masing.
Aku
sadari, aku terlalu berharap tuk menggapaimu, bahkan sampai tak kusadari kau
begitu jauh disana.
Tapi
aku masih berharap bahwa aku akan menemukan sosok yang hamper irip dengamu
waaupun itu bukan kamu….!
Makash
telah menjadi sebagian cerita dari masa SMK ku…, dan aku tak kan melupakan
semua itu, karna kau adalah salah satu kebahagiaanku. Walaupun aku tlah
terlambat untuk menyadari semua itu. “nasi telah menjadi bubur”, semua sudah
diatur dengan Yang Maha Kuasa. Aku tak akan menyesali semua itu, setidaknya aku
bisa menjadikan semua itu menjadi history hidupku.
Mungkin
aku akan merindukan senyummu dan tingkah konyolmu yang membuatku tertawa lepas.
Aku jarang menemukan seseorang yang begitu konyol sepertimu….
Tapi
kembali keawal ,jika waktu bisa terulang lagi. Walaupun aku berusaha keras
untuk menggapaimu , apa mungkin aku akan bisa meraihmu, meraih semua
harapan-harapan yang telah aku bayangkan bersamamu… apakah mungkin…??. Aku
tetap optimis tapi rasa keraguan selalu menemaniku…
Sekarang
aku hanya bisa menunggu keajaiban, karna menurutku keajaiban adalah sebagian
dari kerja keras yang ajaib J
!
Meskipun
terkadang jalan-jalan itu terlihat panjang dan seakan butuh waktu yang sangat
lama untuk sampai ketujuan, dan bahkan kesempatan untuk sampai ketujuan
sngatlah sedikit.
Tapi
aku tetap akan selalu optimis meskipun keraguan sesekali melintas dibenakku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar