Senin, 18 April 2016

Meski terlihat dekat, akan menjauh ketika kita mendekat




Kau begitu dekat tapi begitu jauh tuk aku gapai, begitu tinggi harapanku tuk meraihmu tapi semua itu pada akhirnya akan sirna seiring berjalannya waktu. Sebentar lagi kita akan menjauh pergi dan mungkin kesempatan untuk bertemu sudah tak ada lagi dan bahkan jika bertemu kita tak bisa saling menyapa karna kesibukan masing-masing.
Aku sadari, aku terlalu berharap tuk menggapaimu, bahkan sampai tak kusadari kau begitu jauh disana.
Tapi aku masih berharap bahwa aku akan menemukan sosok yang hamper irip dengamu waaupun itu bukan kamu….!
Makash telah menjadi sebagian cerita dari masa SMK ku…, dan aku tak kan melupakan semua itu, karna kau adalah salah satu kebahagiaanku. Walaupun aku tlah terlambat untuk menyadari semua itu. “nasi telah menjadi bubur”, semua sudah diatur dengan Yang Maha Kuasa. Aku tak akan menyesali semua itu, setidaknya aku bisa menjadikan semua itu menjadi history hidupku.
Mungkin aku akan merindukan senyummu dan tingkah konyolmu yang membuatku tertawa lepas. Aku jarang menemukan seseorang yang begitu konyol sepertimu….
Tapi kembali keawal ,jika waktu bisa terulang lagi. Walaupun aku berusaha keras untuk menggapaimu , apa mungkin aku akan bisa meraihmu, meraih semua harapan-harapan yang telah aku bayangkan bersamamu… apakah mungkin…??. Aku tetap optimis tapi rasa keraguan selalu menemaniku…
Sekarang aku hanya bisa menunggu keajaiban, karna menurutku keajaiban adalah sebagian dari kerja keras yang ajaib J !
Meskipun terkadang jalan-jalan itu terlihat panjang dan seakan butuh waktu yang sangat lama untuk sampai ketujuan, dan bahkan kesempatan untuk sampai ketujuan sngatlah sedikit.
Tapi aku tetap akan selalu optimis meskipun keraguan sesekali melintas dibenakku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar